FIQIH HUKUM MEMAKAI PECI; 601. FIQIH: HUKUM MEMAKAI PECI. Posted on Februari 22, 2012 by PISS-KTB. PERTANYAAN. memakai pakaian laksana orang ahli fiqh Qubba, memakai peci yang tidak menjadi kebiasaan (setempat), hobby bermain catur, bernyanyi atau mendengark annya, dan hobi berjoget dapat meruntuhka n keperwiraa n.
GusBaha Ungkap Rahasia Mengapa Sering Pakai 'Peci Hitam' dan 'Baju Putih'. KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, Pengasuh Pesantren Tahfidz Al-Qur'an LP3IA Narukan Rembang, dalam suatu pengajian kitab bersama para santri pernah mengungkapkan tentang rahasia makna di balik kegemaran beliau yang selalu memakai
DalamHR Nasa'i, Rasulullah SAW berfirman, " Wahai kaum perempuan, tidakkah kalian itu memakai perhiasan perak. Sesungguhnya, tidak ada seorang perempuan yang memakai perhiasan emas kemudian ditampakkan (di depan orang laki-laki), kecuali perempuan itu akan disiksa oleh Allah karenanya .". Meski menggunakan perhiasan, se perti emas dan
Dalammembahas persoalan hukum memakai cadar ini para ulama berselisih pendapat. Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial
Bisniscom, JAKARTA - Dosen Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan Universitas Gajah Mada Abdul Gaffar Karim menjelaskan mengapa Proklamator RI Bung Karno kerap kali memakai peci hitam. "Bung Karno pernah menceritakan di dalam otobiografinya bahwa beliau memilih memakai peci hitam karena peci merupakan tutup kepala yang biasa dipakai oleh rakyat kecil," kata Gaffar dalam Episode 8 Bung Karno
HOkwKJI. - Peci atau songkok dan sarung memang seakan sudah menjadi ciri khas orang muslim laki-laki di...
loading...Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno. Bung Karno memiliki ciri khas tersendiri dalam tampil di depan publik, salah satunya berpeci hitam. Foto/Ist JAKARTA - Umumnya Bung Karno dikenal sebagai Bapak Proklamator, The Founding Father of Indonesia, Singa Podium, orator ulung ataupun seorang intelektual yang revolusioner. Namun, ada sisi lain dari Presiden Pertama Republik Indonesia yang masih jarang di tilik oleh banyak orang. Sisi lain itu yaitu seni, khususnya dalam berpakaian yang mengiringi kiprahnya dalam memimpin Indonesia. Bung Karno memiliki ciri khas tersendiri dalam tampil di depan publik. Baca juga; Cerita Tentang Pecel Blitar, Bung Karno, dan Revolusi Makanan Rakyat Bung Karno biasa memakai setelan jas dengan tanda kepangkatan simbol militer dan peci hitam. Ya, selama menjadi presiden, ada atribut busana unik yang dikenakan Bung Karno, yakni peci hitam yang selalu dipakai Bung Karno memiliki filosofi tersendiri. Yang menjadi alasan pemilihan peci sebagai teman outfit’ Bung Karno tak lain karena peci merupakan simbol dari rakyat kecil pada saat itu. Peci adalah tutup kepala yang sering dipakai oleh rakyat pribumi, bukan oleh raja, petinggi ataupun bangsawan pada saat soal peci sebagai sisi humanis Bung Karno diangkat dalam Episode 8 Bung Karno Series Badan Kebudayaan Nasional Pusat PDI Perjuangan bersama Dr. Abdul Gaffar Karim Dosen Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan UGM dipandu oleh host Kirana Larasati."Bung Karno pernah menceritakan di dalam otobiografinya bahwa beliau memilih memakai peci hitam karena peci merupakan tutup kepala yang biasa dipakai oleh rakyat kecil," kata Gaffar, Rabu 9/6/2021. Baca juga; Luncurkan Buku Bung Karno, Guntur Ingin Kenalkan Sosok Soekarno dengan Cara Sederhana Selain itu, makna psikologis peci adalah simbol perlawanan kepada penjajahan kolonialis dan imperialis pada masa itu. Ada pula makna sosiologis bahwa Bung Karno seorang pemimpin revolusi yang benar-benar merakyat serta tulus untuk perjuangan rakyat Indonesia, simbol untuk mempersatukan rakyat melawan penjajah, serta menggambarkan tidak ada kesenjangan antara pemimpin revolusi dan rakyatnya."Itu merupakan simbol perlawanan kepada penajahan, kepada imperialisme dan peci hitam merupakan simbol paling tepat menggambarkan untuk waktunya rakyat berada di atas," lanjut GaffarUniknya, Bung Karno sering terlihat di berbagai pertemuan ataupun di foto resmi selalu memakai peci sedikit miring ke kiri. Bung Karno yang menyukai tentang filosofi, menggambarkan simbol keberpihakan kepada rakyat sosialis melawan penjajahan. Selain peci, jas putih keabuan dan tongkat komando yang dikenakan oleh Bung Karno saat itu juga memiliki makna psikologis, yakni menunjukkan rasa percaya diri, optimistis, kebanggan, dan kehormatan Bung Karno sebagai bagian dari bangsa yang merdeka dan berdaulat. Hal-hal itu merupakan kelebihan Bung Karno dalam membangun jiwa kharismatiknya mulai dari seni berpakaian, hal ini penting dalam membangun karakter tokoh yang memiliki jiwa nasionalisme, santun dan berkharismatik."Pecinya selalu sedikit miring kekiri, menggambarkan keberpihakan Bung Karno kepada rakyat. Bung Karno seorang ideolog, biasa menyampaikan pesan ideologi dengan cara apapun itu. Salah satunya lewat cara berpakaian, dan di sinilah Bung Karno menunjukkan bahwa beliau tidak ingin memihak kepada satu golongan saja," pungkas Talkshow & Musik’ BKNP PDIP dengan tema besar Bung Karno Series’ hadir setiap hari pada bulan Juni pukul WIB, tayang selama satu bulan penuh, dan dapat diikuti melalui kanal Youtube BKNP PDI Perjuangan, Instagram BKNPusat dan Facebook Badan Kebudayaan Nasional Pusat. wib
hukum memakai peci hitam